PAIS

PROGRAM KERJA PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

TAHUN PELAJARAN 2012/2013

KEMENTERIAN AGAMA

KANTOR KOTA SURABAYA

2012

BAB I

PENDAHULUAN

 

 A.    Latar Belakang

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, menuntut para pengelola dan pelaksana pendidikan melakukan perubahan dan penyesuaian semua aspek dan perangkat pendidikan dengan standar yang telah ditentukan. Hal ini diharapkan agar output pendidikan dapat memenuhi kebutuhan tuntutan era global, sesuai dengan keberagaman kebutuhan daerah.

Fungsi dan tujuan Pendidikan Nasional sebagaimana dimuat dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada bab II pasal 3 adalah; ”Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Sebagai implikasi dari tujuan tersebut, Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sekolah sebagai bagian dari Pengawas Sekolah adalah tenaga kependidikan yang secara institusional bertanggung jawab terhadap penjaminan mutu pendidikan memiliki peranan sangat penting dalam mengawasi, membina, memantau, dan mengembangkan kemampuan profesional para guru PAI di sekolah serta melaksanakan penilaian terhadap semua hasil kegiatan profesi mereka, agar sekolah yang dibinanya dapat meningkatkan mutu pendidikan.

Tugas dan tanggung jawab tersebut memerlukan perencanaan yang matang, akurasi substansi program yang tajam, serta daya pikir yang inovatif. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 bab II pasal 5, Pengawas Sekolah mempunyai tugas pokok melaksanakan tugas pengawasan akademik dan manajerial  pada satuan pendidikan yang meliputi penyusunan program pengawasan, pelaksanaan pembinaan, pemantauan pelaksanaan 8 (delapan)  Standar Nasional  Pendidikan, penilaian, pembimbingan dan pelatihan  profesional  Guru,  evaluasi hasil pelaksanaan  program pengawasan,  dan pelaksanaan tugas kepengawasan di daerah khusus.

Mengacu pada ketentuan tersebut, menurut Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012 bab II pasal 3 dan 4, Pengawas PAI pada Sekolah mempunyai tugas  melaksanakan  pengawasan Pendidikan  Agama Islam  pada  Sekolah dan berfungsi melakukan (1) pennyusunan  program  pengawasan PAI, (2) pembinaan,  pembimbingan,  dan  pengembangan  profesi  guru PAI, (3) pemantauan  penerapan  standar  nasional PAI, (4) penilaian hasil pelaksanaan program pengawasan dan (5) pelaporan  pelaksanaan tugas  kepengawasan. Berdasarkan hal itu, maka semua ketentuan umum yang berlaku bagi pengawas sekolah juga berlaku bagi Pengawas PAI pada Sekolah, kecuali hal-hal khusus dan subtansial yang diatur sendiri oleh Menteri Agama.

Selanjutnya pada Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 bab III pasal 7, 8 dan 9 disebutkan bahwa kewajiban, tanggung jawab dan wewenang Pengawas Sekolah adalah sebagai berikut:

  1. Kewajiban Pengawas Sekolah adalah:
  1. menyusun program pengawasan, melaksanakan program pengawasan, melaksakan evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan dan membimbing dan melatih profesional Guru;
  2. meningkatkan  dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
  3. menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, nilai agama dan etika;
  4. memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa.
  1. Tanggung jawab Pengawas Sekolah adalah melaksanakan tugas  pokok  dan kewajiban sesuai dengan yang dibebankan kepadanya.
  2. Wewenang Pengawas Sekolah adalah memilih dan  menentukan metode kerja, menilai kinerja  Guru  dan  kepala  sekolah, menentukan dan/atau mengusulkan program pembinaan serta melakukan pembinaan.

Berdasarkan kewajiban, tanggung jawab dan wewenang Pengawas Sekolah di atas, maka menurut Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012 bab III pasal 5, Pengawas PAI pada Sekolah bertanggung  jawab  terhadap  peningkatan  kualitas  perencanaan, proses, dan hasil  pendidikan dan/atau pembelajaran PAI  pada TK,SD/SDL:B,  SMP/SMPLB,  SMA/SMALB, dan/atau  SMK serta berwenang (1) memberikan masukan,  saran, dan  bimbingan  dalam  penjurusunan, pelaksanaan,  dan  evaluasi  pendidikan  dan/atau  pembelajaran Pendidikan  Agama  Islam  kepada Kepala sekolah  dan instansi  yang membidangi urusan  pendidikan  di Kabupaten/Kota, (2) memantau  dan  menilai  kinerja  Guru PAI serta  merumuskan saran tindak  lanjut  yang  diperlukan, (3) melakukan  pembinaan  terhadap  Guru  PAI, (4) memberikan  pertimbangan  dalam  penilaian  pelaksanaan tugas  guru PAI kepada  pejabat  yang  berwenang  dan (5) memberikan  pertimbangan  dalam penilaian pelaksanaan  tugas  dan penempatan  Guru PAI  kepada  Kepala sekolah  dan  pejabat  yang berwenang.

Sehubungan dengan hal tersebut perlu langkah-langkah yang sistematis dan adanya kemampuan Pengawas PAI pada Sekolah dalam menyusun program kerja kepengawasan. Program kerja ini disusun untuk meningkatkan kompetensi pengawas PAI pada Sekolah dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya dalam penjaminan mutu pendidikan di masing-masing sekolah binaan sesuai dengan visi, misi, dan tujuan serta strategi kebijakan pendidikan di Kota Surabaya.

B. Landasan Yuridis

  1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan;
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;
  6. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 91 Tahun 2001 tentang Jabatan Fungsional Pengawas dan Angka Kreditnya;
  7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2005 tentang Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Guru;
  8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2005 tentang Penetapan Angka Kredit Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah
  9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22, dan 23, Tahun 2006 tentang Standar Isi, Standar Kelulusan, dan Standar Pelaksanaannya;
  10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan tenaga Kependidikan;
  11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12  dan 13 Tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah dan Standar Kepala Sekolah/Madrasah;
  12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru;
  13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan;
  14. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 dan 20 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dan Standar Penilaian Pendidikan;
  15. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana Prasarana Pendidikan;
  16. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses Pendidikan;
  17. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah;
  18. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
  19. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
  20. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya;
  21. Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Agama Pada Sekolah;
  22. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 01/III/PB/2011 dan Nomor 6 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas sekolah dan Angka Kreditnya;
  23. Peraturan Menteri Agama Nomor 211 tahun 2011 tentang Pedoman Pengembangan Standar Nasional Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah;
  24. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 tahun 2012 tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah;

B. Visi, Misi, dan Strategi Pengawasan

  1. Visi Pengawas

“Terciptanya sistem kepengawasan Pendidikan Agama Islam pada Sekolah yang kredibel, transparan, efektif dan efisien sehingga mampu mendorong penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam pada Sekolah yang profesional dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional”

  1. Misi

Untuk mencapai visi tersebut perlu dirumuskan misi kepengawasan sebagai berikut :

  1. Meningkatkan sistem dan standarisasi kepengawasan Pendidikan Agama Islam  yang kredibel, transparan, efektif dan efisien;
  2. Meningkatkan kualifikasi, standar kompetensi dan profesionalitas Pengawas Pendidikan Agama Islam  pada Sekolah;
  3. Meningkatkan mutu penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam  pada sekolah binaan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
    1. Strategi Pengawasan

Untuk mencapai visi  dan misi pengawasan tersebut, maka strategi yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan sumberdaya pengawas PAI melalui kegiatan workshop pemberdayaan pengawas, rakor pengawas, studi banding, temu ilmiah, dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan kepengawasan yang efektif dan efisien.
  2. Melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan penjaminan mutu pengawas yang mampu mengimplementasikan lima dimensi kompetensi pengawas PAI yang meliputi 29 sub-kompetensi, yaitu (1) kompetensi kepribadian  meliputi lima sub-kompetensi, (2) kompetensi Supervisi Akademik delapan sub-kompetensi, (3) kompetensi penilaian pendidikan enam sub-kompetensi, (4) kompetensi penelitian dan pengembangan delapan sub-kompetensi, dan (5) kompetensi sosial meliputi dua sub-kompetensi.
  3. Melaksanakan kegiatan supervisi akademik sesuai dengan wilayah binaan pengawas sehingga mampu meningkatkan adanya penjaminan mutu pendidikan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan.

D.    Ruang Lingkup Pengawasan.
Untuk mewujudkan pencapaian program pengawasan yang efektif, perlu adanya pelaksanaan tindak lanjut kegiatan yang nyata dari pengawas. Kegiatan tersebut dirancang melalui ruang lingkup pengawasan yang mencakup pembinaan, pemantauan, dan penilaian hasil pengawasan.

  1. Pembinaan.

Sasaran pembinaan pengawas adalah pemberian arahan, bimbingan,  contoh, dan saran bagi peningkatan kualitas sekolah, kinerja guru, dan kinerja seluruh staf sekolah. Pola pembinaan yang akan dilakukan yaitu meliputi  kegiatan:

  1. Kunjungan secara berkelanjutan ke sekolah binaan;
  2. Pertemuan kelompok kerja guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di gugus-gugus sekolah;
  3. Melaksanakan supervisi akademik kepada guru PAI serta supervisi umum kepada tenaga kependidikan dan sumber daya sekolah;
  4. Melaksanakan supervisi pendampingan pembelajaran kepada para guru PAI di sekolah;
  5. Melaksanakan pembinaan khusus kepada guru PAI secara berkala;
  6. Melaksanakan pembinaan secara umum tentang upaya peningkatan kualitas sekolah kepada semua komponen sekolah meliputi guru, staf, komite sekolah, wali murid, tokoh masyarakat, dan stakeholder sekolah;
  7. Memberikan contoh mengajar yang PAIKEMI(Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Islami).
    1. Pemantauan.

Untuk meningkatkan kualitas hasil dan implikasi dari kegiatan pembinaan yang telah dilakukan oleh pengawas sekolah, perlu dilaksanakan kegiatan pemantauan sampai sejauh mana semua kegiatan sekolah mampu diimplementasikan  dengan optimal. Sasaran kegiatan pemantauan adalah semua program sekolah beserta pengembangannya. Pola pemantauan pengawas dilakukan melalui  kegiatan:

  1. Pengisian instrumen monitoring dan evaluasi oleh kepala sekolah dan guru yang telah disiapkan oleh pengawas;
  2. Observasi secara umum terhadap kegiatan program sekolah dan pengembangannya;
  3. Observasi secara khusus terhadap kegiatan kepala sekolah dan guru beserta semua staf;
  4. Kunjungan insidental pengawas.
  5. Menganalisis hasil monitoring dan evaluasi
  6. Menyusun program tindak lanjut hasil analisis hasil monitoring dan evaluasi.
  7. Melaksanakan program tindak lanjut.
    1. Penilaian.

Kegiatan penilaian, yaitu penentuan derajat kualitas berdasarkan kriteria yang ditetapkan terhadap proses dan hasil program pengembangan sekolah secara kolaboratif dengan stakeholder sekolah yang dilakukan oleh pengawas PAI secara berkala dan berkelanjutan. Hal ini diharapkan semua program mampu dilaksanakan secara kolaboratif dan sistematik oleh sekolah.

E.     Tujuan dan Sasaran Pengawasan

    1. Tujuan Program

Program kerja Pengawas Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya tahun pelajaran 2012/2013 ini bertujuan:

  1. Sebagai acuan kerja bagi Pengawas Pendidikan Agama Islam untuk melaksanakan penilaian, pembinaan, dan pengawasan pada sekolah binaan;
  2. Menentukan skala prioritas program;
  3. Sebagai pedoman evaluasi untuk menentukan berhasil tidaknya pelaksanaan program;
  4. Bahan pertimbangan atau dasar untuk menganalisis program yang dinyatakan berhasil dan yang belum berhasil;
  5. Sebagai pedoman dalam membantu kepala sekolah, guru, staf dan tata usaha sekolah, komponen lainnya (stakeholders) dalam mengembangkan visi, misi, dan tujuan sekolah;
  6. Sebagai pedoman dalam mengumpulkan data, mengolah data, melaksanakan analisis sederhana maupun analaisis komprehensif, untuk menentukan keputusan/kesimpulan sebagai bahan menyusun laporan hasil pengawasan sekolah persekolah maupun seluruh sekolah binaan.

2.   Sasaran Pengawasan

Sasaran pengawasan dari program kerja ini adalah peningkatan kompetensi dan profesionalisme pengawas Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya. Adapun secara khusus sasaran kegiatan ini adalah :

  1. Pembinaan, monitoring, dan evaluasi proses dan hasil pelaksanaan program;
  2. Peningkatan kinerja guru, dan staf serta sumber daya sekolah;
  3. Peningkatan penjaminan mutu pendidikan di wilayah sekolah binaan pengawas;
  4. Pengembangan hasil binaan pengawas oleh sekolah binaan;
  5. Penjaminan mutu pendidikan di setiap lembaga pendidikan sesuai wilayah binaan pengawas. Adapun wilayah binaan pengawas terlampir dalam lampiran program kerja.

BAB II

IDENTIFIKASI HASIL PENGAWASAN DAN

KEBIJAKAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN

 

A.    Deskripsi Hasil Pengawasan Tahun Sebelumnya
Kebijakan penyusunan program tahunan Pengawas Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya tahun pelajaran 2011/2012 adalah merupakan standar acuan pelaksanaan tugas pengawasan pengawas yang nantinya akan dikembangkan dengan program pengawas wilayah binaan, program semester pengawasan sesuai dengan sekolah wilayah binaan pengawas. Implementasi pelaksanaan program tersebut akan dikembangkan pula melalui rencana pengawasan akademik dan rencana pengawasan manajerial. Dalam tabel berikut ini dipaparkan deskripsi hasil pelaksanaan program pengawasan pengawas sekolah tahun pelajaran 2011/2012 yang nantinya akan menjadi acuan dan dasar kebijakan penyusunan program pengawasan tahun pelajaran 2012/2013.. Adapun materi pembahasannya adalah sebagai berikut;

TABEL I

DESKRIPSI HASIL PENGAWASAN SEKOLAH TAHUN SEBELUMNYA

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SURABAYA

(TAHUN PELAJARAN 2011/2012)

 

No Aspek, Unsur,Sub Unsur Pengawasan Deskripsi Hasil Harapan Ideal
1   Standar isi
a. Kerangka dasar kurikulum Semua kegiatan pembelajaran dari kurikulum yang ditetapkan telah mengikuti alur kegiatan sebagai mana kerangka dasar kurikulum. Namun dalam pengembang-annya belum optimal. Semua ketentuan dalam kerangka dasar dapat terlaksana dengan baik walau masih kurang sempurna.
b. Struktur kurikulum pendidikan umum Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan.
c. Struktur kurikulum  pendidikan kejuruan Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendi dikan.
d. Struktur kurikulum pendidikan khusus Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan.
e. SK/KD. Ketuntasan pembelajaran sesuai SK/KD belum maksimal Semua SK/KD tuntas diajarkan oleh seluruh satuan pendidikan.
2 Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
  1. SKL SP :SD, SMP, SMA dan SMK
Belum semua siswa di masing-masing satuan pendidikan mampu melaksanakan tuntutan SKL. Semua siswa mampu dan mau melaksanakan tuntutan SKL.
  1. SKL Kelompok Mapel  (SKL-KMP)
Belum semua siswa di masing-masing satuan pendidikan memiliki kompetensi melaksanakan tuntutan SKL KMP. Semua siswa di masing-masing satuan pendidikan memiliki kompetensi dan mau melaksanakan tuntutan SKL KMP.
3 Standar Ketenagaan :
a. Kualifikasi guru Sebagian besar guru sudah memiliki kualifikasi pendidikan minimal S-1/ D-4 sesuai dengan bidang mapel yang diampu. Semua guru memiliki kualifikasi pendidikan minimal S-1/D-4 sesuai bidang mapel yang diampu.
c. Kompetensi guru Sebagian besar guru telah memiliki kompetensi yang disyaratkan, yaitu kompetensi paedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Semua guru telah memiliki kompetensi yang disyaratkan, yaitu kompetensi paedagogik, kepriba-dian, sosial, dan profesional.
4 Standar prasarana dan sarana :
a. Ruang kelas Sebagian besar kelas ruang belajar yang ada di satuan pendidikan telah memenuhi standar Semua kelas memenuhi standar.
b. Ruang perpustakaan Sebagian besar sekolah telah me miliki ruang perpustakaan, namun belum memenuhi standar. Semua sekolah memiliki ruang perpustakaan dan memenuhi standar.
c. Ruang laboratorium Pada umumnya laboratorium untuk SD belum memiliki, namun untuk SMP, SMA dan SMK sebagian besar telah memiliki sesuai standar. Semua satuan pendidikan memiliki ruang laboratorium sesuai standar.
d. Ruang pimpinan Sebagian besar satuan pendidikan telah memiliki ruang pimpinan. Semua satuan pendidikan memiliki ruang pimpinan sesuai standar.
e. Ruang guru Semua satuan pendidikan telah memi liki ruang untuk guru, namun sebagian kecil diantaranya masih belum memenuhi standar. Semua satuan pendidikan memiliki ruang guru dan memenuhi standar.
f. Tempat ibadah Sebagian kecil dari satuan pendidikan yang telah memiliki tempat ibadah. Semua satuan pendidikan memiliki tempat ibadah sesuai situasi dan kondisi.
g. Ruang UKS Sebagian besar satuan pendidikan telah memiliki ruang UKS. Semua satuan pendidikan memiliki ruang UKS yang standar.
h. Jamban Semua satuan pendidiakn telah memiliki jamban, namun sebagian dari itu belum memenuhi standar. Semua satuan pendidikan memiliki jamban sesuai standar.
i. Gudang Sebagian kecil satuan pendidikan  memiliki gudang yang standar. Semua satuan pendidikan memiliki gudang yang standar.
j. Ruang sirkulasi Semua satuan pendidikan rata-rata masih belum memiliki ruang sirkulasi. Semua satuan pendidikan memiliki ruang sirkulasi yang standar.
k. Tempat bermain/

berolah raga.

Semua sekolah telah memiliki tempat bermain/berolahraga, namun sebagian besar belum standar. Semua satuan pendidikan memiliki tempat bermain/ berolahraga yang standar.
5 Standar Pengelolaan :  
a. Perencanaan program Semua satuan pendidikan telah memiliki perencanaan program sesuai visi, misi, dan tujuan sekolah. Semua satuan pendidikan memiliki perencanaan program sesuai visi, misi, dan tujuan sekolah.
b. Pelaksanaan rencana kerja. Semua satuan pendidikan telah melaksanakan rencana kerja sekolah sesuai perencanaan. Semua satuan pendidikan melaksanakan rencana kerja sekolah sesuai perencanaan.
c. Pengawasan dan evaluasi. Pelaksanaan pengawasan dan evaluasi oleh sekolah telah berjalan, namun belum optimal. Semua sekolah melaksanakan pengawasan dan evaluasi
d. Kepemimpinan sekolah Pelaksanaan kepemimpinan sekolah sesuai dengan tugas dan fungsinya. Semua pelaksanaan kepemim pinan sekolah mencerminkan keutuhan sekolah.
e. Sistem informasi manajemen. Sebagian besar sekolah telah mengi kuti sistem informasi manajemen modern, namun belum optimal. Semua sekolah memiliki jaringan informasi dan manajemen yang sesuai dengan kebutuhan.
f.  Penilaian khusus. Semua sekolah berupaya maksimal melaksanakan kegiatan sesuai dengan standar pemerintah (BSNP) Semua sekolah mendapat pengakuan dari pemerintah (BSNP).
6 Standar Proses    
a. Perencanaan proses : Semua sekolah melaksanakan berbagai peren canaan proses, mulai dari silabus, RPP, penilaian, analisis, dan tindak lanjut sesuai standar. Semua sekolah melaksanakan perencanaan proses pembelajaran.
b. Pelaksanaan proses Sebagian besar sekolah telah melak sanakan proses sesuai perencanaan dengan nuansa pakem. Semua sekolah melaksanakan proses sesuai standar.
c. Penilaian hasil pembelajaran Semua sekolah telah melaksanakan penilaian hasil belajar sesuai standar penilaian, namun sebagian besar sekolah belum memperoleh hasil penilaian yang maksimal. Semua sekolah melaksanakan penilaian sesuai standar dengan hasil yang maksimal.
d. Pengawasan proses pembelajaran. Semua sekolah melaksanakan pengawasan proses pembelajaran sesuai standar. Semua sekolah melaksanakan pengawasan proses pembelajaran sesuai standar.
e. Pelaporan Semua sekolah telah melaksanakan pelaporan hasil pelaksanakan proses kepada pemerintah, wali murid, dan masyarakat. Semua pelaporan berjalan sesuai dengan kebutuhan.
7 Standar Penilaian    
a.  Pengembangan perangkat model-model penilaian pembelajaran. Perangkat penilaian yang sementara banyak dimiliki oleh sekolah hanya tes tulis. Semua sekolah melaksanakan penilaian dengan berbagai jenis model penilaian.
b. Pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa. Penilaian hasil belajar siswa oleh guru, sekolah sesuai dengan tuntutan standar (ulangan harian, tengah semster, dan ulangan kenaikan kelas). Namun masih ada sekolah yang masih mengabaikan pelaksanaan ulangan tengah semester. Semua sekolah melaksanakan penilaian hasil belajar siswa sesuai dengan standar.
c. Implementasi pelaksanaan pedoman penilaian hasil belajar siswa dari BSNP. Secara umum semua sekolah sudah melaksanakan penilaian sesuai dengan ketentuan dari BSNP. Namun masih ada diantara nya yang belum optimal pelaksa naan nya. Semua jenis penilaian hasil belajar siwa sesuai dengan panduan BSNP.
d. Hasil penilaian hasil belajar siswa. Semua hasil penilaian belajar siswa rata-rata baik, Namun perlu dikembangkan. Semua hasil penilaian hasil belajar siswa sesuai dengan target kriteria ketuntasan minimal.
e. Program analisis hasil penilaian belajar siswa. Sebagian besar sekolah memiliki program analisis hasil belajar siswa dan melaksanakannya sesuai ketentuan. Semua sekolah memiliki program analisis hasil belajar siswa dan melaksanakannya sesuai ketentuan.
f.  Program tindak lanjut hasil analisis penilaian. Sebagaian besar guru di sekolah memiliki program tindak lanjut hasil analisis dan melaksanakannya sesuai ketentuan. Semua guru memiliki program tindak lanjut hasil analisis dan melaksanakannya sesuai ketentuan.
g. Pengembangan hasilPembelajaran  melalui uji coba dan lomba mapel. Sebagian besar guru di sekolah me laksanakan uji coba soal untuk semua mata pelajaran. Semua guru di sekolah melakukan uji coba soal untuk semua mata pelajaran
8 Bimbingan konseling  
a. BK bagi murid Sebagian kecil sekolah memiliki program BK bagi murid, dan melaksanakannya sesuai kebutuhan Semua sekolah memiliki program BK bagi murid dan melaksana-kannya sesuai kebutuhan.
b. BK bagi guru Sebagian kecil sekolah memiliki program BK bagi guru dan melaksanakannya sesuai kebutuhan. Semua sekolah memiliki program BK bagi guru dan melaksanakan-nya sesuai kebutuhan.
11 Kegiatan Ekstra kurikuler  
a. Program kerja Sebagian besar sekolah memiliki prog ram kerja kegiatan ekstra kurikuler sesuai ketentuan. Semua sekolah memiliki program kerja
b. Pelaksanaan program Sebagaian besar sekolah melaksana kan program kerja ekstra kurikuler sesuai dengan ketentuan. Semua sekolah mampu melaksanakan program kerja ekstra kurikuler
c. Analisis hasil Sebagian kecil sekolah menyusun program analisis dan melaksanakan. Semua sekolah memiliki program analisis dan melaksanakannya dengan optimal
d. Program tindak lanjut. Sebagian kecil sekolah melaksnakan tindak lanjut hasil analisis. Semua sekolah melaksanakan tindak lanjut hasil analisis.

B.     Masalah Dalam Pengawasan
Berbagai masalah yang muncul dalam pelaksanaan kepengawasan sekolah di Kota Surabaya, antara lain sebagaimana deskripsi dalam tabel berikut:

TABEL II

MASALAH DALAM KEPENGAWASAN SEKOLAH

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SURABAYA TAHUN 2011/2012

No Sasaran Kondisi Riil Harapan Ideal Kesenjangan Alternatif Pemecahan
1 Standar Isi
a. Kerangka dasar kurikulum Belum semua sekolah mampu melaksanakan unsur-unsur kerangka dasar kurikulum. Semua ketentuan dalam kerangka dasar dapat ter laksana dengan baik walau masih kurang sempurna. Sebagian kecil dari unsur kerangka dasar kurikulum belum dapat dilaksanakan. Perlu dilaksanakan kajian ulang dan review keterlaksanaan kurikulum.
b. Struktur kurikulum pendidikan umum Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Nihil Nihil
c. Struktur kurikulum  pendidikan kejuruan Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendi dikan. Nihil Nihil
d. Struktur kurikulum pendidikan khusus Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Semua struktur dalam kurikulum telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Nihil Nihil
e. SK/KD. Ketuntasan pembelajaran sesuai SK/KD belum maksimal Semua SK/KD tuntas diajarkan oleh seluruh satuan pendidikan. Sebagian dari SK/KD ada yang masih belum tuntas. Volume pembinaan pengawas semakin ditingkatkan.
2 Standar Kompetensi Lulusan      
  1. SKL Satuan pendidi kan (SKL-SP) :

SD, SMP, SMA dan SMK

Belum semua siswa di masing masing satuan pendidikan mampu melaksanakan tuntutan SKL. Semua siswa mampu dan mau melaksanakan tuntu tan SKL. Pengaruh ICT dan global. Menjalin kerjasama semua pihak untuk ikut bertanggung jawab tercapainya tujuan pendidikan.
  1. SKL Kelompok Mapel

(SKL-KMP)

Belum semua siswa di masing-masing satuan pendidikan memiliki kompetensi melaksana kan tuntutan SKL KMP. Semua siswa di masing-masing satuan pendidikan memiliki kompetensi dan mau melaksanakan tuntutan SKL KMP. Pengaruh ICT dan global. Menjalin kerjasama semua pihak untuk ikut bertanggung jawab tercapainya tujuan pendidikan.
3 Standar Ketenagaan        
a. Kualifikasi guru Sebagian besar guru sudah memiliki kualifikasi pendidikan minimal S-1/ D-4 sesuai dengan bidang mapel yang diampu. Semua guru memiliki kualifika si pendidikan minimal S-1/D-4 sesuai bidang mapel yang diampu. Masih ada sebagian kecil guru yang belum memiliki kualifikasi minimal S-1/D-4 dan memiliki kualifikasi tapi tidak sesuai dengan bid.mapel yang diampu Dilaksanakan program penyetaraan S-1/D-4 bagi guru dan mengusa-hakan penambahan kuota bea siswa S-1 dari pemerintah.
b. Kompetensi guru Sebagian besar guru telah memiliki kompetensi yang disyaratkan, yaitu kompetensi paedagogik, kepriba dian, sosial, dan profesional. Semua guru telah memiliki kompetensi yang disyarat kan, yaitu kompetensi pae dagogik, kepribadian, sosi al, dan profesional. Masih ada sebagian kecil guru yang belum memiliki kompetensi minimal. Dilaksanakan pembi naan dan diklat profesi khusus guru oleh pengawas sekolah.
4 Standar Prasarana Sarana      
a. Ruang kelas Sebagian besar kelas ruang belajar yang ada di satuan pendidikan telah memenuhi standar Semua kelas memenuhi standar. Masih ada ruang kelas belajar siswa yang kurang memenuhi stan dar Diupayakan pada saat mengadakan RKB disesuaikan dengan standar.
b. Ruang perpustakaan Sebagian besar sekolah telah memiliki ruang perpustakaan, namun belum memenuhi standar. Semua sekolah memiliki ruang perpustakaan dan memenuhi standar. masih ada sebagian sekolah yang belum memiliki  ruang perpus takaan, dan adanya perpustakaan masih be lum memenuhi standar. Dupayakan adanya pembangunan ruang perpustakaan yang standar dari peme rintah dan usaha mandiri sekolah.
c. Ruang laboratorium Pada umumnya laboratorium untuk SD belum memiliki, namun untuk SMP/ SMA/SMK sebagian besar telah memiliki sesuai standar. Semua satuan pendidikan memiliki ruang laboratorium sesuai standar. Rata-rata ruang laoratori um SD belum pu nya, namun untuk SMP/SMA/K hanya sebagian kecil. Dijaring kerja sama dari sumber daya masyara kat dan mengu saha kan bantuan lewat proposal.
d. Ruang pimpinan Sebagian besar satuan pendidi kan telah memiliki ruang pimpi nan. Semua satuan pendidikan memiliki ruang pimpinan sesuai standar. Masih ada diantara satuan pendidikan yang belum memiliki ruang pimpinan. Diusahakan pihak se kolah adanya ruang pimpinan walau bersifat semi permanen.
e. Ruang guru Semua satuan pendidikan telah memiliki ruang untuk guru, na mun sebagian kecil diantaranya masih belum memenuhi standar. Semua satuan pendidikan memiliki ruang guru dan memenuhi standar. Masih ada sebagian kecil satuan pendidikan yang belum memiliki ruang guru yang standar. Diharapkan pihak sekolah mengusaha kan adanya ruang guru yang sesuai dengan standar.
f. Tempat ibadah Sebagian kecil dari satuan pendi dikan yang telah memiliki tempat ibadah. Semua satuan pendidikan memiliki tempat ibadah sesuai situasi dan kondisi. Sebagian besar satuan pendidikan belum memiliki tempat ibadah. Diaharpkan adanya kerjasama dengan wali murid dan masyarakat memba ngun tempat ibadah.
g. Ruang UKS Sebagian besar satuan pendidi kan telah memiliki ruang UKS. Semua satuan pendidikan memiliki ruang UKS yang standar. Masih ada sebagian kecil satuan pendidikan belum memiliki ruang UKS. Diusahakan pihak sekolah mengadakan ruang UKS walau bersifat semi perma nen.
h. Jamban Semua satuan pendidiakn telah memiliki jamban, namun seba gian dari itu belum memenuhi standar. Semua satuan pendidikan memiliki jamban sesuai standar. Masih ada sebagian kecil jamban sekolah belum standar. Diusahan pihak sekolah adanya jamban yang standar.
i. Gudang Sebagian kecil satuan pendidi kan  memiliki gudang yang stan dar. Semua satuan pendidikan memiliki gudang yang standar. Sebagian besar satuan pendidikan belum memiliki gudang yang standar. Diusahakan pihak sekolah adanya gudang walau semi permanen.
j. Ruang sirkulasi Semua satuan pendidikan rata-rata masih belum memiliki ruang sirkulasi. Semua satuan pendidikan memiliki ruang sirkulasi yang standar. Rata-rata satuan pendi dikan belum memiliki ruang sirkulasi Diusahakan pihak sekolah adanya ruang sirkulasi.
k. Tempat bermain/

berolah raga.

Semua sekolah telah memiliki tempat bermain/berolahraga, namun sebagian besar belum standar. Semua satuan pendidikan memiliki tempat bermain/ berolahraga yang standar. Sebagian besar satuan pendidikan belum me miliki tempat bermain/ berolah raga yang standar. Diusahakan pihak pemerintah adanya sarana berolah raga yang sesuai dengan standar.
5 Standar Proses        
a. Perencanaan proses : Semua sekolah melaksanakan berbagai perencanaan proses, mulai dari silabus, RPP, penilaian, analisis, dan tindak lanjut sesuai standar. Semua sekolah melaksa nakan perencanaan proses pembelajaran. Sebagian kecil sekolah yang perencanaan proses belum sesuai standar. Dilaksanakan pembi naan, pemantauan, melalui kegiatan KKG
b. Pelaksanaan proses Sebagian besar sekolah telah melaksanakan proses sesuai perencanaan dengan nuansa pakem. Semua sekolah melaksa nakan proses sesuai standar. Masih ada sebagian kecil sekolah yang pelaksanaan proses belum sesuai standar. Dilaksanakan pembi naan, pemantauan, dan penilaian dari penga was sekolah.
c. Penilaian hasil pembelajaran Semua sekolah telah melak sanakan penilaian hasil belajar sesuai standar penilaian, namun sebagian besar sekolah belum memperoleh hasil penilaian yang maksimal. Semua sekolah melaksa nakan penilaian sesuai standar dengan hasil yang maksimal. Hasil penilaian proses masih belum maksimal. Dilaksanakan pembi naan, pemantauan, dan penilaian dari penga was sekolah.
d. Pengawasan proses pembelajaran. Semua sekolah melaksanakan pengawasan proses pembelajaran sesuai standar. Semua sekolah melaksa nakan pengawasan proses pembelajaran sesuai stan dar. Masih ada sebagian sekolah yang tingkat pengawasannya belum optimal. Dilaksanakan pembi naan, pemantauan, dan penilaian dari pengawas .
e. Pelaporan Semua sekolah telah melaksanakan pelaporan hasil pelaksanakan proses kepada pemerintah, wali murid, dan masyarakat. Semua pelaporan berjalan sesuai dengan kebutuhan. Nihil Nihil
6 Standar Penilaian        
a. Pengembangan model-model peni-laian pembelajaran Perangkat penilaian yang sementara banyak dimiliki oleh sekolah hanya testulis. Semua sekolah melaksanakan penilaian dengan berbagai jenis model penilaian. Sebagian besar sekolah jarang yang menggunakan instrumen penilaian selain tes tulis. Dilaksanakan pembi naan, pemantauan, dan penilaian dari penga was sekolah.
b. Pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa. Penilaian hasil belajar siswa oleh guru, sekolah sesuai dengan tuntutan standar (UH, UTS, UAS dan UKK) . Semua sekolah melaksana kan penilaian hasil belajar siswa sesuai dengan stan dar. Sebagian sekolah ada yang masih belum melaksanakan penilaian hasil belajar siswa sesuai dengan standar Dilaksanakan pembi naan, pemantauan, dan penilaian dari pengawas sekolah.
c. Implementasi pelak-sanaan pedoman pe-nilaian hasil belajar siswa dari BSNP. Secara umum semua sekolah sudah melaksa-nakan penilaian sesuai dengan ketentuan dari BSNP. Namun masih ada diantara nya yang belum optimal pelaksanaan nya. Semua jenis penilaian hasil belajar siwa sesuai dengan panduan BSNP. Sebagian kecil pelaksa naan penilaian kurang sesuai dengan ketentuan BSNP. Dilaksanakan pembi naan, pemantauan, dan penilaian dari penga was sekolah.
d. Hasil penilaian hasil belajar siswa. Semua hasil penilaian belajar siswa rata-rata baik, Namun perlu dikembangkan. Semua hasil penilaian hasil belajar siswa sesuai dengan target kriteria ketuntasan minimal. Sebagian hasil penilai an hasil belajar siswa masih dibawah kriteria ketunta san minimal Dilaksanakan tindak lanjut hasil penilaian oleh semua guru.
e. Program analisis hasil penilaian belajar siswa. Sebagian besar sekolah memi liki program analisis hasil belajar siswa dan melaksanakannya sesuai ketentuan. Semua sekolah memiliki program analisis hasil belajar siswa dan melaksanakannya sesuai ketentuan. Masih ada sebagian kecil guru yang tidak memiliki program ana nlisis hasil penilaian be lajar siswa. Dilaksanakan pembinaan dan pemantauan dan penilaian  oleh pengawas.
f.  Program tindak lanjut hasil analisis penilaian Sebagaian besar guru di seko lah memiliki program tindak lanjut hasil analisis dan melaksa nakannya sesuai ketentuan. Semua guru di sekolah memiliki program tindak lanjut hasil analisis dan melaksana kannya sesuai ketentuan. Sebagian kecil guru di sekolah Belum memiliki program tindak lanjut hasil analisis hasil belajar. Dilaksanakan pembinaan dan pemantauan dan penilaian  oleh pengawas.
g. Pengembangan hasil Pembelaja ran mela-lui uji coba/ lomba Sebagian besar guru di sekolah me laksanakan uji coba soal untuk semua mata pelajaran. Semua guru di sekolah mela kukan uji coba soal untuk semua mata pelajaran Masih ada diantara guru di sekolah yang belum melakukan uji coba soal untuk semua mata pelajaran. Dilaksanakan pembinaan dan pemantauan dan penilaian  oleh pengawas.
7 Bimbingan Konseling        
a. BK bagi murid Sebagian sekolah memiliki program BK bagi murid, dan melaksanakannya sesuai kebutuhan Semua sekolah memiliki program BK bagi murid dan melaksanakannya sesuai kebutuhan. Sebagian besar sekolah belum memiliki proaram BK bagi murid Dilaksanakan pembi naan penyusunan program  oleh penga was.
b. BK bagi guru Sebagian sekolah memiliki program BK bagi guru dan melaksanakannya sesuai kebutu han. Semua sekolah memiliki program BK bagi guru dan melaksanakannya sesuai kebutuhan. sebagian besar seko lah belum memiliki program BK bagi guru. Dilaksanakan pembi naan penyusunan program  oleh penga was.
8 Kegiatan Ekstra Kurikuler      
a. Program kerja Sebagian besar sekolah memiliki program kerja kegiatan ekstra kurikuler sesuai ketentuan. Semua sekolah memiliki program kerja Sebagian kecil sekolah belum memiliki program kerja Dilaksanaan pembinaan penyusunan program kerja oleh pengawas binaan.
b. Pelaksanaan program Sebagaian besar sekolah melaksanakan program kerja ekstra kurikuler sesuai dengan ketentuan. Semua sekolah mampu melaksanakan program kerja ekstra kurikuler Sebagian sekolah belum melak-sanakan program ekstra kurikuler. Dilaksanaan pembinaan pelaksanaan program kerja oleh pengawas binaan.
c. Analisis hasil Sebagian kecil sekolah menyusun program analisis dan melaksanakan. Semua sekolah memiliki program analisis dan melaksnakannya dengan optimal Sebagian besar sekolah belum memiliki program analisis dan belum melaksanakan. Dilaksanakan pembinaan secara berkesinambungan
d. Program tindak lanjut. Sebagian kecil sekolah melaksnakan tindak lanjut hasil analisis. Semua sekolah melaksanakan tindak lanjut hasil analisis. Sebagian besar sekolah belum melaksanakan tindak lanjut hasil analisis. Dilaksanakan pembinaan secara berkesinambungan
C.    Kebijakan Dalam Bidang Pendidikan
Berangkat dari berbagai masalah yang timbul dalam pengawasan Pengawas Pendidikan Agama Islam sebagaimana tersebut di atas, maka berbagai kebijakan yang perlu dipertimbangkan antara lain sebagi berikut :

  1. Memberikan semangat kepada guru yang belum memenuhi kualifikasi S-1/D-4 untuk meningkatkan kualifikasi akademik  sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku;
  2. Mengusahakan adanya beasiswa (penambahan kuota) melalui sharing anggaran APBN/APBD I dan II bagi  guru yang belum memenuhi kualifikasi yang ditentukan;
  3. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi guru tentang peningkatan berbagai kemampuan dan kompetensi yang disyaratkan.
  4. Mengikutsertakan para guru pada kegiatan diklat, workshop yang diselenggarakan di tingkat provinsi, maupun nasional.
  5. Mengembangkan pemberdayaan Pengawas Pendidikan Agama Islam sesuai dengan tugas pokok, fungsi, dan kewewenang.
  6. Melakukan workshop sinkronisasi program kerja Pengawas Pendidikan Agama Islam dengan Kantor Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
  7. Melakukan rakor Pengawas Pendidikan Agama setiap awal tahun pelajaran.
  8. Mengusulkan alokasi anggaran yang memadai atas terlaksananya kegiatan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) dan APSI/BMPSM Kota Surabaya.
  9. Mengembangkan tugas Pokjawas, APSI/BMPSM sesuai dengan garis organisasi dan peraturan yang berlaku, demi terwujudnya pendidikan yang bermutu.
  10. Mengusahakan terlaksananya kegiatan ke-Pokjawas-an dan ke-APSI/BMPSM-an Kota Surabaya sesuai dengan batas kemampuan yang ada.
  11. Mengusulkan anggaran yang memadai atas terlaksananya kegiatan kepengawasan, demi terwujudnya sekolah dan out put dan/atau out comes pendidikan yang bermutu sesuai kebijakan pemerintah Kota Surabaya.
  12. Menindak lanjuti hasil pelaksanaan program pengawasan Pengawas Pendidikan Agama  Islam tahun yang lalu, serta memberikan perioritas utama kepada substansi program yang kurang berhasil dengan program kepengawasan tahun mendatang.

 


BAB III

DESKRIPSI PROGRAM PENGAWASAN

 

 

Mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya,  Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional Nomor 01/III/PB/2011 dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor  6 Tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya, Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Agama Pada Sekolah, Peraturan Menteri Agama Nomor 211 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengembangan Standar Nasional Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah dan Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah, maka tugas pokok Pengawas Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah adalah meliputi:

  1. membimbing guru  dalam  mennyusun  silabus tiap  bidang pengembangan  PAI pada Sekolah  berlandaskan  standar  isi,  standar  kompetensi  dan  kompetensi dasar, dan prinsip-prinsip  pengembangan  kurikulum;
  2. membimbing  guru  dalam  memilih  dan  menggunakan strategi/metode/teknik  pembelajaran/bimbingan yang  dapat mengembangkan berbagai  potensi  siswa  melalui  bidang pengembangan PAI  pada Sekolah;
  3. membimbing  guru  dalam  mennyusun  rencana  pelaksanaan pembelajaran  (RPP)  untuk tiap  bidang pengembangan PAI pada  Sekolah;
  4.  membimbing  guru  dalam  melaksanakan  kegiatan pembelajaran/bimbingan  (di  kelas,  laboratorium,  dan/atau  di lapangan)  untuk mengembangkan  potensi  siswa  pada  tiap  bidang pengembangan PAI pada Sekolah;
  5. membimbing  guru  dalam  mengelola,  merawat, mengembangkan  dan menggunakan  media  pendidikan  dan  fasilitas pembelajaran/bimbingan  tiap  bidang  pengembangan   PAI pada  Sekolah;
  6. memotivasi  guru  untuk memanfaatkan  teknologi  informasi untuk  pembelajaran/bimbingan tiap  bidang  pengembangan   PAI pada  Sekolah.
  7. mennyusun  kriteria dan  indikator  keberhasilan  pendidikan  dan pembelajaran/bimbingan PAI pada  Sekolah;
  8. membimbing  guru  dalam  menentukan  aspek-aspek  yang penting  dinilai  dalam  pembelajaran/bimbingan  tiap  bidang pengembangan PAI pada Sekolah;
  9. menilai  kinerja   guru dalam melaksanakan  tugas  pokok  dan  tanggung  jawabnya untuk

meningkatkan mutu  pendidikan  dan  pembelajaran/bimblngan  tiap bidang  pengembangan  PAI pada  Sekolah;

  1. memantau  pelaksanaan  pembelajaran/bimbingan dan  hasil belajar siswa  serta  menganalisisnya  untuk  perbaikan  mutu pembelajaran/bimbingan tiap  bidang  pengembangan  PAI pada  Sekolah;
  2. membina  guru dalam memanfaatkan  hasil  penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan dan  pembelajaran/bimbingan  tiap  bidang pengembangan PAI pada Sekolah;
  3. mengolah dan menganalisis data hasil penilaian  kinerja  guru.
  4. menguasai  berbagai pendekatan,  jenis,  dan metode  penelitian dalam pendidikan;
  5. menentukan masalah kepengawasan  yang  penting  diteliti, baik  untuk  keperluan tugas  pengawasan  maupun  untuk pengembangan  karir;
  6. menyusun  proposal  penelitian pendidikan  baik  proposal penelitian  kualitatif  maupun penelitian  kuantitatif;
  7. melaksanakan  penelitian  pendidikan  untuk  pemecahan masalah  pendidikan yang bermanfaat  bagi  tugas  pokok  dan tanggung jawabnya;
  8. mengolah  dan menganalisis  data  hasil  penelitian  pendidikan baik  data  kualitatif  maupun data  kuantitatif;
  9. menulis karya  tulis  ilmiah  dalam  bidang  pendidikan dan/atau bidang  kepengawasan dan memanfaatkannya  untuk  perbaikan  mutu pendidikan;
  10. menyuusun  pedoman,  panduan,  buku,  dan/atau  modul  yang diperlukan  untuk  melaksanakan  tugas pengawasan  PAI  pada  Sekolah;
  11. memberikan  bimbingan  kepada  guru tentang  penelitian tindakan  kelas,  baik  perencanaan  maupun pelaksanaannya  PAI  pada  Sekolah.

Untuk menindaklanjuti tugas Pengawas Pendidikan Agama  Islam sebagaimana tersebut di atas, dapat dilihat pada tabel kegiatan pengawasan Pengawas Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya berikut:

TABEL III

PROGRAM KERJA PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SURABAYA TAHUN PELAJARAN 2012/2013

  1. 1.      Program Penilaian
Aspek, Unsur,Sub Unsur Pengawasan Butir Kegiatan Tujuan Sasaran Target Teknik

Kegiatan

Jadwal

Pelaksanaan

1. Standar isi            
a. Kerangka dasar kurikulum Melaksanakan penilaian hasil pembinaan tentang unsur-unsur kerangka dasar kurikulum. Terlaksananaya berbagai ketentuan kerangka dasar kurikulum Kerangka dasar kurikulum Terlaksananya berbagai kerangka dasar kurikulum. Pendampingan dan penilaian Juli 2012- Juni 2013
b. Struktur kurikulum pendidikan umum Melaksanakan penilaian hasil pembinaan tentang struktur dalam kurikulum yang telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. meningkatkan kemampuan sekolah ttg pelaksanaan struk tur kurikulum. Struktur kurikulum pendd. umum Terlaksananya struktur kurikulum Pendampingan dan penilaian Juli 2012- Juni 2013
c. Struktur kurikulum  pendidikan kejuruan Melaksanakan penilaian hasil pembinaan tentang struktur dalam kurikulum yang telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. meningkatkan kemampuan sekolah ttg pelaksanaan struk tur kurikulum. Struktur kurikulum pendd. kejuruan Terlaksananya struktur kurikulum pendampingan Juli 2012- Juni 2013
d. Struktur kurikulum pendidikan khusus Melaksanakan penilaian hasil pembinaan tentang struktur dalam kurikulum yang telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. meningkatkan kemampuan sekolah ttg pelaksanaan struk tur kurikulum. Struktur kurikulum pendd. khusus Terlaksananya struktur kurikulum Pendampingan penilaian Juli 2012- Juni 2013
e. SK/KD. Melaksanakan penilaian hasil pembinaan tentang ketuntasan pembelajaran sesuai SK/KD. meningkatkan kemam puan sekolah melaks. Ketuntasan SK/KD. Ketuntasan SK/KD Ketuntasan SK/KD Pendampingan penilaian Juli 2012- Juni 2013
2. Standar Kompetensi Lulusan        
  1. SKL SP  SD, SMP., SMA, SMK
Melaksanakan penilaian pada sekolah tentang ketuntasan SKL. meningkatkan kemampuan sekolah melaksnakan SKL. SKL SP Ketuntasan SKL Pendampingan dan penilaian Juli 2012- Juni 2013
  1. SKL Kelompok Mapel (SKL-KMP)
Melaksanakan penilaian pada sekolah tentang ketuntasan SKL kelompok mapel. meningkatkan ketuntasan SKL kelompok mapel SKL KMP. Ketuntasan SKL KMP. Pendampingan dan penilaian Juli 2012- Juni 2013
  1. SKL Mapel
Melaksanakan penilaian pada guru tentang ketuntasan SKL mapel. mengembangkanketuntasan SKL mapel SKL Mapel. Ketuntasan SKL mapel. Pendampingan dan penilaian April-Juni 2013
3. Standar Ketenagaan          
a. Kualifikasi guru Mengadakan penilaian tentang kualifikasi guru sesuai standar. Meningkatkan kualifikasi guru Kualifikasi guru Semua guru memiliki kualifikasi minimal. Pendampingan penilaian Juli 2012- Juni 2013
b. Kompetensi guru Mengadakan penilaian tentang kompetensi yang disyaratkan, untuk guru sesuai standar. Meningkatkan kompetensi guru. Kompetensi guru Semua guru memiliki kompetensi sesuai standar. Pendampingan penilaian Juli 2012- Juni 2013
4. Standar Prasarana Sarana
  Mengadakan penilaian terhadap semua prasarana dan sarana madrasah yang ada sesuai standar. Meningkatkan standa risasi prasarana dan sarana yang dimiliki. Standarisasi prasarana dan sarana. Sekolah memiliki prasarana dan sarana yang standar. Pendampingan penilaian Juli 2012- Juni 2013
5. Standar Proses            
a. Perencanaan pembelajaran
1. Penyusunan Silabus

 

Melaksanakan penilaian hasil penyusunan silabus pembelajaran yang dilakukan oleh para guru dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengembangkan kemampuan guru menyusun silabus sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan silabus.

 

Para guru memiliki kemampuan menyu-sun silabus sesuai ketentuan. Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

2. Program tahunan dan semester

 

Melaksanakan penilaian hasil penyusunan program tahunan dan semester pembelajaran yang dilakukan oleh para guru dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengembangkan kemampuan guru menyusun program tahunan dan semster  sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan program tahunan dan semester pembelajaran Kemampuan guru menyusun program tahunan dan semester

(Hasil prota, proms)

Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

3. RPP Melaksanakan penilaian hasil penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dilakukan oleh para guru dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengembangkan kemampuan guru menyusun RPP sesuai dengan standar proses.

 

Teknik penyusunan RPP sesuai standar

proses

 

Kemampuan guru menyusun RPP sesuai standar proses.

(Hasil RPP)

Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

4. Program evaluasi hasil belajar siswa.

 

Melaksanakan penilaian hasil penyusunan program penilaian hasil belajar siswa yang dilakukan oleh para guru dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemampuan guru menyusun program penilaian hasil belajar siswa sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan program penilaian hasil belajar siswa

sesuai standar

proses

Kemampuan guru menyusun program penilaian hasil belajar siswa sesuai standar proses. Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan

 

Minggu III-IV Juli 2012

 

5. Program analisis hasil penilaian hasil belajar siswa Melaksanakan penilaian hasil penyusunan program analisis hasil belajar siswa yang dilakukan oleh para guru dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemam puan guru menyusun program analisis hasil penilaian belajar siswa sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan program analisis hasil belajar siswa

sesuai standar

proses

Kemampuan guru menyusun program analisis hasil peni-laian belajar siswa sesuai standar proses. Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan

 

Minggu III-IV Juli 2012

 

b. Penilaian hasil  belajar siswa dan kemampuan guru.        
1. yang dilakukan oleh para siswa. Melaksanakan penilaian dan pengolahan data hasil belajar siswa dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemam puan  kompetensi siswa melaksa nakan proses pembelajaran. Hasil proses pembe-lajaran yang dilaku-kan oleh para siswa Kompetensi siswa yang optimal sesuai SKL. Pengumpulan data hasil belajar setiap siswa. Juli 2012 sd. Juni 2013
2. yang dilakukan  oleh guru

 

Melaksanakan penilaian dan pengolahan data hasil belajar siswa yang dilakukan oleh guru dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemam puan  kompetensi guru dlm melaksana kan PBM sesuai standar guru. Hasil proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Kompetensi guru yang optimal sesuai standar guru.

 

Pengumpulan data hasil belajar siswa secara menyeluruh dalam satu kelas Juli 2012 sd. Juni 2013
3. yang dilakukan oleh sekolah

 

Melaksanakan penilaian dan pengolahan data hasil belajar siswa yang dilakukan oleh sekolah dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemam puan dan kinerja sekolah melaksanakan PBM sesuai dgn standar. Hasil proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru.

 

Kinerja sekolah dan kompetensi KS yang optimal sesuai standar KS. Pengumpulan data hasil belajar siswa secara menyeluruh dalam satu sekolah. Januari  dan Juni 2013

 

4. yang dilakukan oleh pemerintah Melaksanakan penilaian dan pengolahan data hasil belajar siswa yang dilakukan oleh pihak pemerintah dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses dan kebijakan pendidikan. Meningkatkan kemampuan pemerintah tentang mutu pendidikan sesuai dengan renstra dan kebijakannya. Hasil proses pembelajaran dan kebijakan pendidikan yang dilakukan oleh pihak pemerintah Kinerja dan kebija-kan pemerintah yang

terkait dengan bidang pendidi kan serta bahan pertimbangan selanjutnya.

Pengumpulan data hasil belajar siswa secara menyeluruh dalam satu wilayah kepengawasan dan kecamatan. Mei 2013
c. Evaluasi hasil pengawasan seluruh sekolah yang menjadi tang gung jawab nya. Melaksanakan evaluasi hasil pengawasan seluruh sekolah wilayah binaan. Memberikan Bahan pertimbangan untuk menetapkan kebijak an penyusunan promes berikutnya Hasil penilaian dan evaluasi sekolah per sekolah. Terlaksananya program pepengawa san sesuai dengan ketentuan. (Analisis hasil pengawasan) Pengumpulan data hasil pengawasan sekolah per sekolah binaan. Desember 2012 sd. Januari 2013
6. Standar Penilaian            
a. Pengembangan perangkat model-model penilaian pembelajaran. Melaksanakan penilaian tentang perangkat penilaian yang dimiliki oleh madrasah. Mengembangkan perangkat model penilaian Perangkat model penilaian Pengembangan perangkat penilaian Pendampingan penilaian Juli – Agustus 2012
b. Pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa. Melaksanakan penilaian tentang penilaian hasil belajar siswa oleh guru, sekolah/madrasah cukup sesuai dengan tuntutan standar (ulangan harian, tengah semes ter, dan ulangan kenaikan kelas). Meningkatkan hasil penilaian belajar siswa Nilai hasil belajar siswa Terdapatnya nilai yang maksimal Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
c. Implementasi pe-laksanaan pedo-man penilaian hasil belajarBSNP. Melaksanakan penilaian tentang pelaksanaan penilaian sesuai dengan ketentuan dari BSNP. Meningkatkan kemampuan pelaksanaan penilaian yang sesuai BSNP. Pelaksanaan penilaian Penilaian yang sesuai ketentuan BSNP. Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
d. Hasil penilaian hasil belajar siswa. Melaksanakan penilaian tentang hasil penilaian belajar siswa. Meningkatkan kompetensi siswa Hasil penilaian belajar Kompetensi siswa yang optimal Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
e. Program analisis hasil penilaian belajar siswa. Melaksanakan penilaian tentang program analisis hasil belajar siswa. Meningkatkan kemampuan menyusun/melaks. program analisis Program analisis Terlaksananya program analaisis Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
f.  Program tindak lanjut hasil analisis penilaian Melaksanakan penilaian tentang program tindak lanjut hasil analisis. Meningkatkan kemam puan menyusun /melaks program tindak lanjut Program tindak lanjut Terlaksananya program tindak lanjut Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
g. Pengembangan hasil Pembelaja ran melalui uji coba dan lomba Melaksanakan penilaian tentang  pelaksanakan uji coba soal untuk semua mata pelajaran yang dilakukan guru. Meningkatkan kemam puan menyusun /melaks pelaksanaan uji coba soal-soal. Pelaksanaan uji coba soal Terlaksananya uji coba soal Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
7. Bimbingan Konseling          
a. BK bagi murid Melaksanakan penilaian tentang program BK bagi murid dan pelaksanakannya Meningkatkan penyusunan/pelaksprogram BK. Penyusunan program dan pelaksanaannya. Terlaksananya program Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
b. BK bagi guru Melaksanakan penilaian tentang program BK bagi guru dan pelaksanaanya. Meningkatkan penyusunan/pelaksprogram BK. Penyusunan program dan pelaksanaannya Terlaksananya program Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
8. Kegiatan Ekstra kurikuler.          
a. Program kerja Melaksnakan penilaian tentang program kerja kegiatan ekstra kurikuler sesuai ketentuan. Meningkatkan kemam puan menyusun /melaks. Prog. kerja Program kerja Adanya program kerja yang sesuai perencaaan sekolah Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
b. Pelaksanaan program Melaksnakan penilaian tentang pelaksanaan program kerja ekstra kurikuler sesuai dengan ketentuan. Meningkatkan kemam puan menyusun /melaks. Prog. kerja. Pelaksanaan program Pelaksanaan program yang sesuai perencanaan program Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
c. Analisis hasil Melaksnakan penilaian tentang  program analisis Meningkatkan kemam puan menyusun/ melaks. program analisis Program analisis Terlaksananya program analisis Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
d. Program tindak lanjut. Melaksnakan penilaian tentang pelaksanaan tindak lanjut hasil analisis. Meningkatkan kemam puan menyusun/ melaks. program tindak lanjut. Program tindak lanjut Terlaksananya program tindak lanjut Juli 2012 sd. Juni 2013
 

B.      Program Pembinaan
1.  Supervisi Akademik

Aspek, Unsur,Sub Unsur Pengawasan Butir Kegiatan Tujuan Sasaran Target Teknik Kegiatan Jadwal

Pelaksa naan

1. Standar isi            
a. Kerangka dasar kurikulum Melaksanakansupervisi hasil pembinaan tentang unsur-unsur kerangka dasar kurikulum. Terlaksananaya berbagai ketentuan kerangka dasar kurikulum Kerangka dasar kurikulum Terlaksananya berbagai kerangka dasar kurikulum Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
b. Struktur kurikulum pendidikan umum Melaksanakan supervisi hasil pembinaan struktur kurikulum yang telah dilaksana-kan oleh seluruh satuan pendidikan. Meningkatkan kemampuan sekolah ttg pelaksanaan struk tur kurikulum. Struktur kurikulum pendd. umum Terlaksananya struktur kurikulum Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
c. Struktur kurikulum  pendidikan kejuruan Melaksanakan supervisi hasil pembinaan tentang struktur dalam kurikulum yang telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Meningkatkan kemampuan sekolah ttg pelaksanaan struk tur kurikulum. Struktur kurikulum pendd. kejuruan Terlaksananya struktur kurikulum Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
d. Struktur kurikulum pendidikan khusus Melaksanakan supervisi hasil pembinaan tentang struktur dalam kurikulum yang telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Meningkatkan kemampuan sekolah ttg pelaksanaan struk tur kurikulum. Struktur kurikulum pendd. khusus Terlaksananya struktur kurikulum Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
e. SK/KD. Melaksanakan supervisi hasil pembinaan tentang ketuntasan pembelajaran sesuai SK/KD Meningkatkan kemam-puan sekolah melaks. Ketuntasan SK/KD. Ketuntasan SK/KD Ketuntasan SK/KD Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
2. SKL
  1. SKL SP :SD, SMP, SMA, SMK
Melaksanakan supervisi pada guru/KM tentang ketuntasan SKL. Meningkatkan kemampuan guru/KS melaksnakan SKL. SKL SP Ketuntasan SKL Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
  1. SKL Kelompok Mapel
Melaksanakan supervisi pada guru/KM tentang ketuntasan SKL kelompok mapel. Meningkatkan ketuntasan SKL kelompok mapel SKL KMP. Ketuntasan SKL KMP. Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
  1. SKL Mapel
Melaksanakan supervisi pada guru/KM tentang ketuntasan SKL mapel. Meningkatkan ketuntasan SKL mapel SKL Mapel. Ketuntasan SKL mapel. Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
3. Standar ketenagaan
a. Kualifikasi guru Mengadakan supervisi tentang kualifikasi guru sesuai standar. Meningkatkan kualifikasi guru Kualifikasi guru Semua guru memiliki kualifikasi minimal. Juli 2012 sd. Juni 2013
b. Kompetensi guru Mengadakan supervisi tentang kompetensi yang disyaratkan, untuk guru sesuai standar. Meningkatkan kompetensi guru. Kompetensi guru Semua guru memiliki kompetensi sesuai standar. Juli 2012 sd. Juni 2013
4. Standar prasarana sarana Mengadakan supervisi terhadap semua prasarana dan sarana sekolah yang ada sesuai standar. Meningkatkan standariasi prasarana dan sarana yang dimiliki sekolah. Standarisasi prasarana dan sarana. Sekolah memiliki prasarana dan sarana yang standar. Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
6. Standar proses            
a. Perencanaan pembelajaran Melaksanakan supervisi hasil penyusunan silabus pembelajaran yang dilakukan oleh para guru/KS/KM dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemampuan guru menyusun silabus sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan silabus.

 

Para guru memiliki kemampuan menyu-sun silabus sesuai ketentuan. Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

1. Penyusunan Silabus

 

Melaksanakan supervisi hasil penyusunan program tahunan dan semester pembelajaran yang dilakukan oleh para guru/KS/KM dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemampu an guru menyusun program tahunan dan semester  sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan program tahunan dan semester pembelajaran Kemampuan guru menyusun program tahunan dan semester

(Hasil prota, proms)

Kolaborasi dengan kegiatan yang dilakukan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

2. Program tahunan dan semester

 

Melaksanakan supervisi hasil penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dilakukan oleh para guru/KS/KM dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemampuan guru menyusun RPP sesuai dengan standar proses.

 

Teknik penyusunan RPP

sesuai standar

proses

 

Kemampuan guru menyusun RPP sesuai standar proses.

(Hasil RPP)

Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

3. RPP Melaksanakan supervisi hasil penyusunan program penilaian hasil belajar siswa yang dilakukan oleh para guru/KS/KM dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemampuan guru menyusun program penilaian hasil belajar siswa sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan program penilaian hasil belajar siswa

sesuai standar

proses

Kemampuan guru menyusun program penilaian hasil belajar siswa sesuai standar proses. Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

4. Program evaluasi hasil belajar siswa.

 

Melaksanakan supervisi hasil penyusunan program analisis hasil belajar siswa yang dilakukan oleh para guru/KS/KM dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemampuan guru menyusun program analisis hasil penilaian belajar siswa sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan program ananlisis hasil belajar siswa

sesuai standar

proses

Kemampuan guru menyusun program analisis hasil peni-laian belajar siswa sesuai standar proses. Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

5. Program analisis hasil penilaian hasil belajar siswa          
b. Penilaian hasil

belajar siswa dan kemampuan guru.

Melaksanakan supervisi dan pengolahan data hasil belajar siswa dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemampuan kompetensi sisiswa dlm melaksanakan proses pembelajaran. Hasil proses pembelajaran yang dilakukan oleh para siswa Kompetensi siswa yang optimal sesuai SKL.

 

Pengumpulan data hasil belajar setiap siswa.

 

Juli 2012- Juni 2013
1. yang dilakukan oleh para siswa. Melaksanakan supervisi dan pengolahan data hasil belajar siswa yang dilakukan oleh guru dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kompetensi guru melaksanakan proses pembela jaran sesuai standar guru. Hasil proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru/KS Kompetensi guru yang optimal sesuai standar guru.

 

Pengumpulan data hasil belajar siswa secara menyeluruh dalam satu kelas Juli 2012- Juni 2013
2. yang dilakukan  oleh guru

 

Melaksanakan supervisi dan pengolahan data hasil belajar siswa yang dilakukan oleh sekolah dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Meningkatkan kemampu an dan kinerja sekolah melaksanakan PBM sesuai dengan standar. Hasil proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru/KS Kinerja sekolah dan kompetensi KS yang optimal sesuai standar KS. Pengumpulan data hasil belajar siswa secara menyeluruh dalam satu sekolah. Januari  dan Juni 2013

 

3. yang dilakukan oleh sekolah

 

Melaksanakan supervisi dan pengolahan data hasil belajar siswa yang dilakukan oleh pihak pemerintah dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses dan kebijakan pendidikan. Meningkatkan kemam puan pemerintah tentang mutu pendidikan sesuai dengan renstra dan kebijakannya. Hasil proses pembelajaran dan kebijakan pendidikan yang dilakukan oleh pihak pemerintah Kinerja dan kebija-kan pemerintah yang

terkait dengan bidang pendidikan serta bahan pertimbangan selanjutnya.

Pengumpulan data hasil belajar siswa secara menyeluruh dalam satu wilayah kepengawasan dan kecamatan. Mei 2013
4. yang dilakukan oleh pemerintah Melaksanakan supervisi hasil pengawasan seluruh sekolah wilayah binaan. Bahan pertimbangan untuk menetapkan kebijakan penyusunan program tahun berikutnya Hasil penilaian dan evaluasi sekolah per sekolah. Terlaksananya program kepenga-wasan sesuai dgn ketentuan. (Analisis hasil pengawasan) Pengumpulan data hasil pengawasan sekolah per sekolah binaan. Desember 2012 sd. Januari 2013
c. Evaluasi hasil pengawasan seluruh sekolah yang menjadi tang gung jawab nya. Melaksanakan supervisi hasil pengawasan seluruh sekolah wilayah binaan. Bahan pertimbangan utk menetapkan kebijakan penyusunan program semester berikutnya Hasil penilaian dan evaluasi sekolah per sekolah. Terlaksananya program kepengawas an sesuai dg ketent. (Analisis hasil pengawasan) Pengumpulan data hasil pengawasan sekolah per sekolah binaan. Desember 2012 sd. Januari 2013
8. Standar Penilaian            
a. Pengembangan perangkat model-model penilaian pembelajaran. Melaksanakan supervisi tentang perangkat penilaian yang dimiliki oleh guru/KS Meningkatkan kemampuan menysn perangkat model penilaian Perangkat model penilaian Pengembangan perangkat penilaian Pendampingan penilaian Juli – Agustus 2012
b. Pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa. Melaksanakan supervisi tentang penilaian hasil belajar siswa oleh guru/KS/KM, sekolah cukup sesuai dengan tuntutan standar (UH, UTS, UAS, UKK). Mengetahui hasil penilaian belajar siswa Nilai hasil belajar siswa Terdapatnya nilai yang maksimal Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
c.   Implementasi pelaksanaan pedoman penilaian dari BSNP. Melaksanakan supervisi tentang pelaksa naan penilaian sesuai dengan ketentuan dari BSNP yang dilakukan guru/KS/KM Mengembangkan pelaksanaan penilaian yang sesuai BSNP. Pelaksanaan penilaian Penilaian yang sesuai ketentuan BSNP. Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
d. Hasil penilaian hasil belajar siswa. Melaksanakan supervisi tentang hasil penilaian belajar siswa. Mengetahui kompetensi siswa Hasil penilaian belajar Kompetensi siswa yang optimal Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
e. Program analisis hasil penilaian belajar siswa. Melaksanakan supervisi tentang program analisis hasil belajar siswa yang dilakukan guru/KS Meningkatkan program analisis Program analisis Terlaksananya program analaisis Pendampingan penilaian Juli 2011 sd. Juni 2012
f.  Program tindak lanjut hasil analisis penilaian Melaksanakan supervisi tentang program tindak lanjut hasil analisis yang dilakukan guru/KS Meningkatkan kemampuan menyusun/ melaksanakan  program tindak lanjut Program tindak lanjut Terlaksananya program tindak lanjut Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
g. Pengembangan hasil Pembelaja ran melalui uji coba dan lomba Melaksanakan supervisi  pelaksanakan uji coba soal untuk semua mata pelajaran yang dilakukan guru/KS Meningkatkan kemampuan menyusun/ melaksanakan  uji coba soal-soal. Pelaksanaan uji coba soal Terlaksananya uji coba soal Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
9. Bimbingan Konseling          
a. Bk bagi murid Melaksanakan supervisi tentang program BK bagi murid dan pelaksanakannya yang dilakukan oleh guru/KS/KM Meningkatkan kemampuan menysn/melaks. program Penyusunan program dan pelaksanaannya. Terlaksananya program Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
b. BK bagi guru Melaksanakan supervisi tentang program BK bagi guru dan pelaksanaanya yang dilakukan oleh KS/ Meningkatkan kemampuan menysn/melaks. Program. Penyusunan program dan pelaksanaannya Terlaksananya program Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
11. Kegiatan Ekskul.            
a. Program kerja Melaksnakan supervisi tentang program kerja kegiatan ekstra kurikuler sesuai ketentuan yang dilakukan guru/KS Tersusunnya program Program kerja Adanya program kerja yang sesuai perencaaan sekolah Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
b. Pelaksanaan program Melaksnakan supervisi tentang pelaksa naan program kerja ekstra kurikuler sesuai dengan ketentuan yang dilakukan guru/KS Terlaksananya program Pelaksanaan program Pelaksanaan program yang sesuai perencanaan program Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
c. Analisis hasil Melaksnakan supervisi tentang  program analisis yang dilakukan guru/KS Meningkatkan kemampuan menyusun/melaksanakan. Pgr Program analisis Terlaksananya program analisis Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
d. Program tindak lanjut. Melaksnakan supervisi tentang pelaksanaan tindak lanjut hasil analisis yang dilakukan guru/KS Meningkatkan kemampuan menyusun/melaksanakan. Program. Program tindak lanjut Terlaksananya program tindak lanjut Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013

 

C.            Program Pemantauan

Aspek, Unsur,Sub Unsur Pengawasan Butir Kegiatan Tujuan Sasaran Target Teknik Kegiatan Jadwal

Pelaksa naan

1. Standar isi            
a. Kerangka dasar kurikulum Melaksanakan pemantauan hasil pembinaan tentang unsur-unsur kerangka dasar kurikulum. Terlaksananaya berbagai ketentuan kerangka dasar kurikulum Kerangka dasar kurikulum Terlaksananya berbagai kerangka dasar kurikulum Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
b. Struktur kurikulum pendidikan umum Melaksanakan supervisi adm. dan pengelolaan hasil pembinaan struktur dalam kurikulum yang telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Mengetahui kemampuan sekolah ttg pelaksanaan struk tur kurikulum. Struktur kurikulum pendd. umum Terlaksananya struktur kurikulum Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
c. Struktur kurikulum  pendidikan kejuruan Melaksanakan pemantauan hasil pembinaan tentang struktur dalam kurikulum yang telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Mengetahui kemampuan sekolah ttg pelaksanaan struk tur kurikulum. Struktur kurikulum pendd. kejuruan Terlaksananya struktur kurikulum Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
d. Struktur kurikulum pendidikan khusus Melaksanakan pemantauan hasil pembinaan tentang struktur dalam kurikulum yang telah dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan. Mengetahui kemampuan sekolah ttg pelaksanaan struk tur kurikulum. Struktur kurikulum pendd. khusus Terlaksananya struktur kurikulum Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
e. SK/KD. Melaksanakan pemantauan hasil pembinaan tentang ketuntasan pembelajaran sesuai SK/KD Mengetahui kemampuan sekolah melaks. Ketuntasan SK/KD. Ketuntasan SK/KD Ketuntasan SK/KD Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
2. SKL
a)   SKL SPSD/SMP/, SMA dan SMK Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaan pelaksanaan ketuntasan SKL. Mengetahui kemampuan guru/KS melaksnakan SKL. SKL SP Ketuntasan SKL Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
b)   SKL Kelompok Mapel Melaksanakan pemantauan ketuntasan SKL kelompok mapel. Mengetahui ketuntasan SKL kelompok mapel SKL KMP. Ketuntasan SKL KMP. Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
c)    SKL Mapel Melaksanakan pemantauan adm.dan pengelolaan ketuntasan SKL mapel. Mengetahui ketuntasan SKL mapel SKL Mapel. Ketuntasan SKL mapel. Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
3. Standar ketenagaan
a. Kualifikasi guru Mengadakan pemantauan adm inistrasi dan pengelolaan tentang kualifikasi guru sesuai standar. Mengetahui kualifikasi guru Kualifikasi guru Semua guru memiliki kualifikasi minimal. Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
c. Kompetensi guru Mengadakan pemantauan pengelolaan tentang kompetensi standar guru. Mengetahui kompetensi guru. Kompetensi guru Semua guru memiliki kompetensi sesuai standar. Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
4. Standar prasarana sarana Mengadakan pemantauan tentang adm.pengelolaan semua prasarana dan sarana madrasah yang ada sesuai standar. Mengetahui standarisasi prasarana dan sarana yang dimiliki madrasah. Standarisasi prasarana dan sarana. Sekolah memiliki prasarana dan sarana yang standar. Pendampingan Juli 2012 sd. Juni 2013
5. Standar proses            
a. Perencanaan pembelajaran Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaan hasil penyusunan silabus pembelajaran yang dilakukan oleh para guru/KM dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengetahui kemampuan guru menyusun silabus sesuai dengan standar proses.

 

Teknik penyusunan silabus.

 

Para guru memiliki kemampuan menyu-sun silabus sesuai ketentuan. Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

1. Penyusunan Silabus

 

Melaksanakan pemantauan tentang  pengelolaan hasil penyusunan program tahunan dan semester pembelajaran yang dilakukan oleh para guru/KS dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengetahui kemampuan guru menyusun program tahunan dan semester  sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan program tahunan dan semester pembelajaran Kemampuan guru menyusun program tahunan dan semester

(Hasil prota, proms)

Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

2. Program tahunan dan semester

 

Melaksanakan pemantauan pengeloalaan hasil penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dilakukan oleh para guru/KS dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengetahui kemampuan guru menyusun RPP sesuai dengan standar proses.

 

Teknik penyusunan RPP

sesuai standar

proses

 

Kemampuan guru menyusun RPP sesuai standar proses.

(Hasil RPP)

Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

3. RPP Melaksanakan pemantauan pengelolaan hasil penyusunan program penilaian hasil belajar siswa yang dilakukan oleh para guru/KS/KM dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengetahui kemampuan guru menyusun program penilaian hasil belajar siswa sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan program penilaian hasil belajar siswa

sesuai standar

proses

Kemampuan guru menyusun program penilaian hasil belajar siswa sesuai standar proses. Kolaborasi dengan kegiatan yang dilaku-kan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

4. Program evaluasi hasil belajar siswa.

 

Melaksanakan pemantauan pengelolaan hasil penyusunan program analisis hasil belajar siswa yang dilakukan oleh para guru/KS/ dengan instrumen penilaian sesuai ketentuan standar proses. Mengetahui kemampuan guru menyusun program analisis hasil penilaian belajar siswa sesuai dengan standar proses. Teknik penyusunan program ananlisis hasil belajar siswa

sesuai standar

proses

Kemampuan guru menyusun program analisis hasil peni-laian belajar siswa sesuai standar proses. Kolaborasi dengan kegiatan yang dilakukan guru melalui pendampingan Minggu III-IV Juli 2012

 

5. Program analisis hasil penilaian hasil belajar siswa          
b. Penilaian hasil

belajar siswa dan kemampuan guru.

Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaaan dan pengolahan data hasil belajar siswa dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengetahui tingkat kompeten si siswa melaksa nakan proses pembelajaran. Hasil proses pembelajaran yang dilakukan oleh para siswa Kompetensi siswa yang optimal sesuai SKL.

 

Pengumpulan data hasil belajar setiap siswa.

 

Juli 2012 sd. Juni 2013
1. yang dilakukan oleh para siswa. Melaksanakan pemantauan  hasil pengelolaan pengolahan data hasil belajar siswa yang dilakukan oleh guru dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengetahui tingkat kompetensi guru melaksanakan proses pembela jaran sesuai standar guru. Hasil proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru/ KS Kompetensi guru yang optimal sesuai standar guru.

 

Pengumpulan data hasil belajar siswa secara menyeluruh dalam satu kelas Juli 2012 sd. Juni 2013
2. yang dilakukan  oleh guru

 

Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaan pengolahan data hasil belajar siswa yang dilakukan oleh sekolah dengan instrumen penilaian sesuai dengan ketentuan standar proses. Mengetahui kemampuan dan kinerja sekolah/madrasah melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan standar. Hasil proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru/ KS Kinerja sekolah dan kompetensi KS yang optimal sesuai standar KS Pengumpulan data hasil belajar siswa secara menyeluruh dalam satu sekolah Januari  dan Juni 2013

 

3. yang dilakukan oleh sekolah

 

Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaan data hasil belajar siswa yang dilakukan oleh pihak pemerintah dgn instrumen penilaian sesuai dgn, ketentuan standar proses dan kebijakan pendidikan. Mengetahui kemampuan pemerintah tentang mutu pendidikan sesuai dengan renstra dan kebijakannya.

 

Hasil proses pem-belajaran dan kebi-jakan pendidikan yang dilakukan oleh pihak pemerintah Kinerja dan kebijakan pemerintah terkait bidang pendidikan serta bahan pertim-bangan selanjutnya. Pengumpulan data hasil belajar siswa  dalam satu wilayah kepengawasan dan kecamatan. Mei 2013
4. yang dilakukan oleh pemerintah Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaanhasil pengawasan seluruh sekolah dan/atau madrasah wilayah binaan. Bahan pertimbangan untuk menetapkan kebijakan penyusunan program semester berikutnya Hasil penilaian dan evaluasi sekolah per sekolah Terlaksananya prog-ram kepengawas an sesuai dgn ketentuan. (Analisis hasil Pgw) Pengumpulan data hasil pengawasan sekolah  per sekolah binaan. Desember 2012 sd. Januari 2013
c.  Evaluasi hasil pengawasan seluruh sekolah yang menjadi tang gung jawab nya. Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaan hasil pengawasan seluruh sekolah sekolah binaan. Bahan pertimbangan untuk menetapkan kebijakan penyusunan program semester berikutnya Hasil penilaian dan evaluasi sekolah sekolah per sekolah. Terlaksananya prog-ram kepengawa-san sesuai  ketentuan.

(Analisis hasil Pgw)

Pengumpulan data hasil pengawasan sekolah per sekolah   binaan. Desember 2012 sd. Januari 2013
6. Standar Penilaian            
a. Pengembangan model-model penilaian Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaan tentang perangkat penilaian yang dimiliki oleh guru/KS/KM Mengetahui perangkat model penilaian Perangkat model penilaian Pengembangan perangkat penilaian Pendampingan penilaian Juli – Agustus 2012
b. Pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa. Melaksanakan pemantauan hasil pengelola an tentang penilaian hasil belajar siswa oleh guru/KS/KM, Mengetahui hasil penilaian belajar siswa Nilai hasil belajar siswa Terdapatnya nilai yang maksimal Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
c. Implementasi pe-laksanaan pedom-an penilaian hasil belajar dari BSNP. Melaksanakan pemantauan pengelolaan tentang pelaksanaan penilaian sesuai dengan ketentuan dari BSNP Mengetahui pelaksanaan penilaian yang sesuai BSNP. Pelaksanaan penilaian Penilaian yang sesuai ketentuan BSNP. Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
d. Hasil penilaian hasil belajar siswa. Melaksanakan pemantauan hasil pengelola an tentang hasil penilaian belajar siswa. Mengetahui kompetensi siswa Hasil penilaian belajar Kompetensi siswa yang optimal Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
e. Program analisis hasil penilaian belajar siswa. Melaksanakan pemantauan hasil  pengelo laan tentang program analisis hasil belajar siswa. Mengetahui program analisis Program analisis Terlaksananya program analaisis Pendampingan penilaian Juli 2012sd. Juni 2013
f.  Program tindak lanjut hasil analisis penilaian Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaan tentang program tindak lanjut hasil analisis. Mengetahui program tindak lanjut Program tindak lanjut Terlaksananya program tindak lanjut Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
g. Pengembangan hasil Pembelaja ran melalui uji coba/lomba. Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaan tentang  pelaksanakan uji coba soal untuk semua mata pelajaran. Mengetahui pelaksanaan uji coba soal Pelaksanaan uji coba soal Terlaksananya uji coba soal Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
7. Bimbingan Konseling          
a. BK bagi murid Melaksanakan pemantauan hasil pengel laan tentang program BK bagi murid dan pelaksanakannya. Mengetahui program dan pelaksanaannya. Penyusunan program dan pelaksanaannya. Terlaksananya program Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
b. BK bagi guru Melaksanakan pemantauan hasil pengelolaan program BK bagi guru dan pelaksanaanya. Mengetahui program dan pelaksanaannya. Penyusunan program dan pelaksanaannya Terlaksananya program Pendampingan penilaian Juli 2012 sd. Juni 2013
8.  Kegiatan ulangan  dan Ujian Sekolah:          
a. Ulangan tengah semester Memantau pelaksanaan ulangan tengah semester. Terlaksananya UTS smt I sesuai standar penilaian Proses pelaksanaan ulangan. Terlaksananya UTS smt I sesuai standar Observasi dan Kunjungan lap Maret-April 2013
b. Ulangan semester Memantau pelaksanaan ulangan akhir sekolah smt. I Terlaksananya UAS smt I sesuai standar penilaian Proses pelaksanaan ulangan. Terlaksananya UAS smt I sesuai standar penilaian Observasi dan Kunjungan lapangan. Januari 2013
  1. Ulangan Kenaikan kelas
Memantau pelaksanaan ulangan kenaikan kelas Terlaksananya UKK sesuai standar penilaian Proses pelaksanaan ulangan. Terlaksananya UKK sesuai standar penilaian Observasi dan Kunjungan lapangan. Juni-Juli 2013
d. Ujian Sekolah Berstandar Nasional Memantau pelaksanaan ujian akhir sekolah berstandar nasional.

 

Terlaksananya UASBN sesuai dg POS dan standar penilaian Proses pelaksanaan ujian selama berlangsung. Terlaksananya UASBN sesuai  POS dan standar penilaian Kunjungan lapangan.

 

Mei 2013

 

    e. Ujian Sekolah Memantau pelaksanaan ujian sekolah. Terlaksananya US sesuai POS  standar penilaian Proses pelaksanaan ujian selama berlangsung. Terlaksananya US sesuai POS standar penilaian Kunjungan lapangan. Mei 2013
9. Kegiatan ekstra sekolah/Madrasah
  Memantau pelaksanaan kegiatan ekskul. Mengetahui kegiatan ekskul. Proses pelaksanaan ekskul. Terlaksananya eks-kul.  sesuai jadwal. Observasi dan Kunjungan lapangan. Sesuai jadwal sekolah.
10. Pelepasan Lulusan dan kenaikan kelas          
    a. Pelepaasan lulusan siswa Memantau pelaksanaan acara pelepasan lulusan bagi siswa kelas tertingi (VI, IX, dan XII) Terlasananya upacara pelepasan yang kondusif sesuai dengan yang diharapkan. Proses pelaksanaan upacara pelepasan dan rangkaian acara Terlaksananya kegiatan sesuai yang diharapkan. Observasi dan Kunjungan lapangan Juni 2013
   b. Pembagian Ijazah Memantau kegiatan pembagian ijazah hasil ujian kepada siswa yang lulus ujian. Terlaksananya kegia tan pembagian ijazah dengan bukti penerimaan yang sesuai. Proses pembagian ijazah dan adminis-trasinya. Terlasananya pemba-gian ijazah sesuai petunjuk yang ada. Observasi dan Kunjungan lapangan Juni-Juli 2013
   c. Kenaikan kelas Memantau kegiatan kenaikan kelas (bagi siswa kelas I sd. VI; bagi siswa kelas VII sd. IX; bagi siswa kelas X sd. XII); Terlasananya kenaikan kelas sesuai dengan ketentuan. Pelaksanaan proses kenaikan kelas. Terlaksananya kenaikan kelas yang prosedural. Observasi dan Kunjungan lapangan Juni 2013


BAB IV

PENUTUP

 

 

Dengan selesainya penyusunan Program Pengawas Pendidikan Agama Islam Tahun Pelajaran 2012/2013 Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, diharapkan dapat dijadikan acuan penyusun berbagai program kepengawasan yang lain seperti program pengawas wilayah sesuai dengan sekolah binaan, program semester, rencana kepengawasan akademik, rencana kepengawasan manajerial, serta program-program penjaminan mutu lainnya sekaligus sebagai acuan program Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya dalam upaya pemberdayaan Pengawas Pendidikan Agama Islam.

Kebijakan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya dalam mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dapatnya dijadikan bahan kajian lebih lanjut oleh seluruh Pengawas Pendidikan Agama Islam pada jenjang dan jenis satuan pendidikan di Kota Surabaya. Sehingga secara bertahap semua program kepengawasan dalam melaksanakan pembinaan, pemantauan, dan penilaian mampu mengantarkan sekolah binaan menjadi sekolah yang berstandar nasional (SSN). Demikian selanjutnya sekolah dan/atau madrasah tersebut secara bertahap dapat menjadi sekolah yang bertaraf Internasional (SBI).

Koordinasi dan konsultasi tentang upaya peningkatan mutu pendidikan di Kota Surabaya antara Pengawas Pendidikan Agama Islam dengan Pengawas Sekolah di bawah Dinas pendidikan Kota dan antara Pengawas Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama dan/atau Dinas Pendidikan hendaknya selalu terjalin, sehingga kesinambungan dan sinkronisasi program antara Pengawas Pendidikan Agama Islam dengan Pengawas Sekolah di bawah Dinas pendidikan Kota dan antara Pengawas Pendidikan Agama dengan Kantor Kementerian Agama dan/atau Dinas Pendidikan menjadi sistem yang kuat dan pada akhirnya mutu pendidikan di Kota Surabaya semakin meningkat. Insya Allah.

Selamat bertugas !

                                                                                    Surabaya,   Juli 2012

Ketua,                                                                                     Sekretaris,

Drs. Sumiaji Asy’ari, MM                                        Dra. Umi Kholisoh, M.Pd

NIP. 195504041989031001                                       NIP. 19650517198603203

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: